Tuesday, August 28, 2007

colourful koi




Mommy lagi suka ikan koi... kolam dibelakang rumah rame lagi dengan suara gemericik air dari  filter dan gelembung udara.
Pagi hari, begitu bangun tidur, mommy pasti bergegas ke kolam, celingak-celinguk ngitung koi.
" ngapain sich Mom.." tanya Gallo
" ngitung koi yang mati ya...?" Gallo cekikikan.
Mommy pasti segera mendelik jengkel.
Habis mommy nggak bosan-bosan 'dikerjain' si koi, sudah berapa kali mommy beli koi dan satu per satu mati, ada yang sakit tapi ada juga yang dimakan kucing tetangga.
Pernah juga saking jengkelnya penghuni kolam diganti gurameh..!!!!
Ih.. mommy ada-ada saja, apanya yang keren dilihat dari ikan yang biasanya digoreng mbok Sum..!!
Akhirnya gurameh-gurameh itu diungsikan ke kolam Om Bondan, karena Mommy mulai lagi hunting si koi.
Seperti sore itu Mommy bawa lagi kantong plastik berisi 5 ekor koi.
" Gallo, ini koi jenis Tancho.." ucap Mommy sambil menunjuk seekor ikan warna putih dan ada bulatan merah di kepalanya.
" Nah yang ini kesayangan Mommy, si Bekko.., putih dengan totol-totol hitam"
" banyak toh Mom jenisnya..?" tanya Gallo.
" iya sayang.."
" seperti bunga adenium mommy juga banyak macem-macemnya.." lanjut Gallo.
Mommy tersenyum dan mengangguk.

**-**

Types of Koi Fish

The major named varieties include:

Kohaku - a white-skinned Koi, with a red pattern
Taisho Sanshoku (Sanke) - a white-skinned Koi with a red and black pattern
Showa Sanshoku (Showa) - a black-skinned Koi with a red and white pattern
Asagi - a Koi with light blue scales on its top and red scales on its bottom
Shusui - the partially scaled version of an Asagi
Bekko - a white, red, or yellow-skinned Koi with a black pattern
Utsurimono - a black Koi with a red, white, or yellow pattern
Goshiki - a mostly black Koi with red, white, brown, and blue accents
Ogon - a Koi that is one solid color, can be regular or metallic; known colors - red, orange, platinum, yellow and cream
KinGinRin - Koi with shiny scales "Gold Silver Scales"
Kawarimono - miscellaneous types of Koi
Doitsu-goi - German Carp
Koromo - Koi with areas of blue-edged scales (align neatly)
Hikari-Moyomono - Koi with coloured patterns over a metallic base, and koi in two metallic colours
Tancho - White koi with Red single patch on head

Thanks to www.wikipedia.org for this information!


coco with strowberry



Sambil nunggu Papi dari parking area, hmmmm.. minum ice coco dan makan donat.. yummy..! That's Nadjwa favorite brand.

Apem di awal Ramadhan


Bulan Ramadhan sudah dekat. Sudah menjadi kebiasan kami yang orang jowo persiapan menyambut puasa bulan Ramadan biasanya dimulai pada bulan Syakban dengan tradisi Ngapem, nyekar dan padusan.

Ngapem adalah simbol tradisi yang pernah digunakan para wali untuk syiar agama Islam adalah ubarampe atau kelengkapan sesaji berupa apem, ketan, kolak yang diwadahi takir. Dalam wujud yang kasat mata, sesaji itu hanya merupakan penganan tradisional dengan wadah daun pisang yang tidak istimewa. Namun, para wali memberi makna dengan napas agama pada penganan itu sehingga bernuansa islami. Penganan "apem" oleh para wali diberi makna "ampun" atau permintaan maaf, "ketan" diartikan sebagai "khatam" membaca Alquran, "kolak" bermakna mengingatkan terhadap "Sang Khalik" dan "takir" dimaknai sebagai anjuran agar orang Jawa senantiasa "berzikir". Penggunaan simbol tradisi untuk kepentingan syiar agama Islam itu berarti menunjukkan betapa besar toleransi para wali yang tidak memenggal segala hal yang dianggap tidak islami menjadi wahana syiar Islam.

Nyekar atau Ziarah ke makam eyang buyut dan para leluluhur bagi kami merupakan simbol penghormatan dan lambang pembersihan batin.

Kemudian, sehari menjelang puasa kami melakukan tradisi padusan atau mandi dan keramas sebagai lambang pembersihan jasmaniah.
Sebagian masyarakat memilih melaksanakan padusan di lokasi sumber air alam, ada juga yang di area rekreasi yang terdapat kolam renang, tapi kami sekeluarga lebih memilih padusan dirumah saja sambil mempersiapkan menu makan sahur.

From Zero to Hero


Bertambah setahun umur Nadjwa berarti tambah tujuh tahun umur Yumikko.
Yumikko yang kecil mungil sudah berumur 10 tahun sekarang sejak kami temukan maret 2006 lalu, Yumikko telah berubah menjadi seekor kucing dewasa yang sangat lembut dan sayang kepada Gallo dan Nadjwa.

Sejak kecil mata Yumikko terlihat galak, dingin dan pendiam. Yumikko tak berubah, hanya sifat protektif dan setianya yang makin terlihat.
Kemanapun Gallo dan Nadjwa pergi selalu diikutinya, kedua anakku ngebut naik sepedapun Yumikko akan terus mengikuti berlari dibelakangnya. Setahuku hanya anjing yang bersikap seperti itu, tapi kucing hitam putih kami kok seperti itu juga.
Yumikko punya kebiasaan lucu, karena sejak kecil terpisah dengan induknya dan tidak disusui, dia punya cara unik untuk merasakan kehangatan disusui. Ngedot pakai selimut Nadjwa !!

Kebiasaannya itu sering membuat kami tertawa geli, lihat saja, begitu malam tiba dan anak-anak bersiap tidur Yumikko juga ikut naik ke tempat tidur dan langsung menggelosor di kaki Nadjwa yang memakai selimut warna ungu yang tekturnya seperti bulu dan lembut , sedetik kemudian dia mulai menghisap dan menekan-nekan selimut persis seperti anak kucing yang menyusu induknya.

Kebiasaan makan Yumikko pun aneh… segala jenis makanan ‘mewah’ ditolaknya, whiskas dari jenis kitten, seafood, biskuit kucing tak membangkitkan seleranya. Tapi kalau Papi sudah memegang box berisi ‘gereh kranjang’ wow dia akan sangat antusias sekali, tapi…. makan gerehpun harus dengan nasi..!! gereh kranjang, bandeng, tongkol ataupun tengiri saja tak bakalan disentuhnya kalau diberikan tanpa nasi… “ ha..ha..ha.. Yumikko persis Papi kalau makan harus pakai nasi..” Gallo tertawa tergelak.

Yumikko adalah pahlawan bagi Gallo dan Nadjwa.

Pernah satu saat Nadjwa sakit demam tinggi, dengan setia Yumikko menunggui disamping Nadjwa dan rela satu kaki depannya terus dipegang Nadjwa berjam-jam tanpa dilepas, dan kucing setia itupun tak berminat sedikitpun untuk beranjak dari tempat tidur. Saat kugendong paksa untuk makan dia pun enggan dan cepat-cepat kembali ke tempat tidur dan kembali menyodorkan kaki depannya untuk dipegang Nadjwa.

Bagi Gallo yang punya hobby manjat-memanjat, Yumikko adalah pengawas yang galak. Kalau melihat Gallo memanjat tangga secepatnya dia akan naik lebih dulu sampai diatas kemudian dengan galak dia akan mencakar-cakar tangan dan kepala Gallo seperti menyuruhnya segera turun karena berbahaya. Gallo pasti teriak-teriak kesakitan dan aku yang mendapatinya sudah hampir sampai di atas dak rumah pasti juga ikut berteriak menyuruh Gallo turun. Amazing Yumikko…

Wednesday, August 22, 2007

save more money


“Yakinlah bahwa di dalam tubuh anak tersimpan semangat belajar yang luar biasa. Ia akan memilih sendiri materi belajarnya dan berusaha menghadapi kesulitan yang akan ditemui.” Maria Montessori (1780-1952)

Gallo sedang mengeksplorasi lingkungan sekitar, beberapa hari ini kegiatannya sibuk mengendarai sepeda mini mengelilingi areal perumahan tiap pulang sekolah.
“ ngapain sich Lo, sibuk banget..” tanyaku
“ menghitung jumlah temanku..” jawabnya
“ untuk apa nok… khan ulang tahunmu masih lama..” papanya menyambung.
“ kita mau bikin acara arisan dan nabung kaya ibu-ibu di arisannya mommy, pah..” Gallo tersenyum senang.
“ hah….” Aku kaget plus senyum dikulum
“ wow…” papanya ikut pura-pura terperanjat.
“ anak-anak kecil mau arisan..?” tanyaku
“ ya.. iyalah…nanti mau kumpul dirumah Gallo trus pada datang , nabung dan setor uang arisan trus makan-makan..” jawabnya lengkap.
“ minta makanan kecilmu ya Nadj..” pinta Gallo sembari menoel pipi Nadjwa.
“ boleh, tapi aku ikut ya kak..! mommy…mommy aku juga mau nabung..” jawab Nadjwa senang ketika Gallo menyodori buku tabungan kecil warna kuning bergambar gelatik.
“ wah hebat… sudah punya buku tabungan juga…” aku benar-benar surprise..
“ ah mommy.. kitakan sudah tahu semua, nanti malam mommy liat dech..” jawab anak sulungku kenes.

Tuesday, August 21, 2007

time to having fun



Acara weekend Gallo & Nadjwa pasti tak jauh dari taman bermain dan kolam renang. Hmmm seperti minggu lalu.. kami sekeluarga jalan-jalan akhir pekan.
Gallo sudah bisa packing sendiri kebutuhan apa saja yang akan dibawanya, dari baju, handuk, baju renang, dan perlengkapan mandi.
Nadjwa mungil tentu masih dibantu mbok Sum untuk mengemasi barang, dan tentu tak lupa botol susu berikut isinya.
Let’s having fun ………….

Monday, August 20, 2007

si BUAH BAU



Pohon nangka di depan rumah sedang berbuah lebat.. buah yang termasuk ke dalam suku Moraceae, dengan nama ilmiah Artocarpus heterophyllus sarat bergelantungan di batang pohon.

Dalam bahasa Inggris,  nangka dikenal sebagai jackfruit.  Aroma buah menyengat, berwarna kuning cerah dan sangat manis rasanya.

Walaupun Nadjwa kurang begitu suka dengan aroma nangka dan sering menyebutnya BUAH BAU tapi Nadjwa dan Gallo cukup suka makan buah nangka, namun melihat banyaknya buah dan panen yang nyaris 3 hari sekali lama-lama mereka bosan juga.

Tetangga kiri-kanan pun sudah kenyang makan nangka tiap hari, alhasil teman-teman sekantor aku kerahkan untuk ‘merampok’ buah yang diyakini berasal dari India itu kalau sudah matang.

Pembantuku usul untuk menjualnya ke kios buah dekat rumah..

“ halah Mbok… kaya panennya ratusan biji aja..” suamiku nyeletuk.

“ ya iya nich ratusan… “ celetuk Gallo sambil menaruh satu per satu daging buah nangka yang sudah dibersihkan di atas nampan.

Nangka cukup terkenal di daerah kami, karena gudeg makanan khas kota yogya berasal dari nangka muda atau yang biasa disebut gori.

Pakde Sudi yang tinggal dibelakang rumah dan punya 2 ekor sapi juga sering minta daun nangka untuk pakan ternak. Dulu, beliau adalah pemilik tanah yang kami tempati kami sekarang , pernah berpesan, pohon nangka itu jangan ditebang .. karena pohon ini pembawa rejeki dan menjadi roh pelindung bagi kami seisi rumah…

Oke.. oke pakde kalau pembawa rejeki , amien.. amien.. tapi klu dibilang pohon itu ada penunggunya …hiiiiiii…….



Thursday, August 16, 2007

waterZone



Zona paling disukai Nadjwa .. air...!!!

Zona air baik itu kolam renang, sungai, laut adalah tempat yang harus diwaspadai karena resiko tenggelam.
Tidak perlu khawatir yang berlebihan asal kita tahu kunci utama pencegahannya.
Berikut kutipan dari WRM - Rekomendasi dari American Academy of Pediatrics untuk bayi dan anak di bawah usia empat tahun:

  • Jangan pernah meninggalkan sesaat pun seorang anak sendirian atau menitipkannya pada anak lainnya saat berada di kolam renang, bak mandi, ember penuh air atau genangan air terbuka di mana pun. Siapa pun juga tak bisa menggantikan orang dewasa dalam menjaga anak di sekitar air.
  • Lakukan “touch supervision”, artinya anak harus dapat terjangkau oleh tangan dan dengan perhatian penuh. Orang dewasa tersebut tidak boleh melakukan aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi seperti menelpon, ngobrol, atau pekerjaan rumah tangga.

  • Untuk kolam renang pribadi, pastikan memiliki pagar. Penutup kolam renang, alarm, ataupun benda lain tak dapat menggantikan pagar empat sisi untuk mencegah anak mendekati kolam renang.
  • Berdasarkan perkembangannya, anak belum siap untuk diajar berenang sampai ulang tahun ke-4. Waktu tepat mengajar anak berenang harus disesuaikan dengan kemampuan anak. Pelajaran berenang juga tak menjadi jaminan anak tidak akan tenggelam sehingga pengawasan tetap paling utama.
  • Orang tua, pengawas, atau pemilik kolam renang seharusnya belajar resusitasi jantung paru (pernapasan buatan) dan memastikan adanya fasilitas penyelamat yang lengkap.
  • Pastikan anak memakai alat pelampung yang terjamin yang membuat anak dapat mengambang di air.
  • Pastikan orang yang akan menjaga anak kita di kolam renang benar-benar sepenuhnya berkonsentrasi terutama bila banyak anak yang harus diawasi.
  • Pada kolam renang pribadi, pagar yang disarankan adalah empat sisi dengan ketinggian empat kaki atau lebih dan tak bisa dipanjat. Jarak antara dasar pagar dengan tanah dan antara pagar dengan pagar tak boleh lebih dari empat inci. Pintu pagar harus bisa menutup sendiri dan arah membukanya harus menjauhi kolam renang. Alarm dan penutup kolam renang yang keras juga dapat menambah perlindungan.


Wednesday, August 15, 2007

MEMANJAT Mun CALABURA


Gallo punya kebiasaan baru tiap sore hari musim panas ini, memanjat pohon talok di halaman rumah tetangga..!!

Pakde Dar, pemilik pohon sampai teriak-teriak menyuruhnya turun. Bukan karena tidak boleh buah kersen atau talok itu diambili Gallo tapi karena khawatir melihat anak perempuan gelantungan di pohon..

“ Dah Lo.. Pakde yang ambil saja ya…Pakde takut kamu jatuh..”

Gallo meringis senang. Tanpa susah payah sekantong talok yang sangat manis sudah tergenggam ditangannya.

Pohon rindang dengan nama latin muntingia calabura ini di Indonesia dikenal sebagai kersen, ceri atau talok (Jawa). Di Malaysia dikenal sebagai kerukup siam, di Filipina dinamai datiles, dan secara internasional dikenal sebagai capulin atau jamaica cherry. Tanaman ini tidak diketahui asal-usulnya tetapi telah diintrodusir ke Asia Tenggara berabad-abad lalu. Memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa, dan dengan cepat menjadi tanaman pinggir jalan yang luas di Asia Tenggara. Di Indonesia banyak ditanam sebagai tanaman pinggir jalan atau tanaman peneduh di taman atau halaman rumah.

Musin panas yang sangat menyengat seperti sekarang ini menjadikan pohon talok sebagai tempat favorite untuk para orang tua duduk-duduk berteduh dibawahnya dan arena memanjat bagi anak-anak kecil.

Luar biasa memang, buah talok di halaman pakde Dar memang sedang berbuah sangat lebat. Tiap sore Gallo dan teman-temannya rajin datang untuk memanennya.

Selain manfaatnya sebagai pohon pelindung, buahnya yang matang berwarna merah enak dimakan. Anak-anak sangat menyukainya. Tanaman ini berbunga dan berbuah sepanjang tahun, sehingga disukai serangga pencari mandu dan nektar, serta buahnya menjadi makanan burung. Di kalangan pelestari burung, tanaman kersen diajurkan untuk mendatangkan burung-burung.

Perkara manjat memanjat pohon talok ternyata bukan Gallo saja yang suka.

Sebut saja Pakde Narno, pensiunan pejabat BI tersebut suka berbuat aneh dengan memanjat pohon talok raksasa di dekat rumah beliau. Katanya untuk mengingat masa kecil. Jadi ketika dengan cerita Gallo suka keluyuran nyari buah talok spontan dengan suka cita beliau mengajak Gallo untuk lomba manjat pohon talok.

“ ah pakde alasan aja … pasti maksudnya biar nggak malu dilihat orang kalau manjat-manjat pohon … “ batinku.

“ biar pakde punya alasan untuk ngambil talok buat cucu…” ucapnya diiringi tawa ngakak.

Kersen atau talok ternyata memiliki kandungan vitamin cukup lumayan , setiap 100 g bagian buah yang dimakan mengandung 76 g air, 2,1 g protein, 2,3 lemak, 17,9 karbohidrat, 6 g serat, 125 kalsium, 94 mg fosfor, dan 90 mg vitamin C.

Melihat kesibukan anak perempuannya yang tiap hari keluyuran ke rumah tetangga, papanya Gallo punya keinginan untuk menanam pohon tersebut dihalaman rumah.

Dengan sosok yang rindang namun tidak begitu lebat dan tinggi sekitar 3 meter cukup bagus juga untuk ditanam didepan rumah. Rantingnya menyebar mirip kipas. Daunnya tunggal berbentuk bulat telor berbulu halus. Bunganya bersifat hermafrodit, mahkotanya berwarna putih. Buahnya hijau dan menjadi merah setelah matang.

Perbanyakan: Kersen umumnya tidak dibudidayakan, tetapi tumbuh secara liar dan spontan. Perbanyakan dengan biji dan berbunga setelah usia dua tahun. Perbanyakan dengan cara cangkokan akan menghasilkan bunga dan buah yang lebih cepat.

Dikarenakan ketidaktersediaan pohon talok di pedagang tanaman buah, aku pun hunting ke beberapa teman yang mungkin punya pohon tersebut untuk dicangkokkan. Nggak enak minta tolong pakde Dar .. sudah sering dirampok buah taloknya masih minta tolong dicangkokan.

Alhasil pagi itu, Edy teman sekantorku tergopoh-gopoh masuk ruang kerjaku.

“ … Yu … berhubung belum ada pohon talok yang bisa dicangkok .. nich aku bawakan yang kecil dulu …”

“ ????!!@@^^&!!! ….” Kutatap dengan heran sebatang tanaman baby talok yang ditanam didalam gelas aqua.

“ Kapan bisa dipanjat anakku Ed ?”

“ Ntar kalau Gallo sudah umur 25 tahunnnn…” Jawabnya ngakak dan secepat kilat lari dari hadapanku.

“ Edy yang aneh….!”

Tuesday, August 7, 2007

Jajan Pasar



Jawa, Jogja khususnya , memang istimewa. Sampai pada aneka makanan dan jajanan yang menjadi ciri dan kebanggaan masyarakatnya.

Jajan pasar tampah contohnya, adalah sajian tradisi di pulau jawa yang biasanya berisikan 7 macam jajan pasar. Berasal dari budaya sesembahan yg mengharuskan sesaji 7 rupa, tradisi ini diadaptasi oleh budaya modern menjadi lebih bebas dan kreatif. Ada yang tetap mempertahankan jumlah jenis makanannya sebanyak 7 macam, tetapi lebih banyak yang tidak lagi mengindahkan kaidah angka dan lebih memilih variasi penganan yang lebih banyak. Dalam bahasa jawa 7 artinya pitu, kependekan dari pitulungan yang artinya pertolongan atau pituturan yang artinya nasehat.

Bentuk lingkaran tampah menandakan garis yang tidak pernah putus melambangkan harapan rejeki yang tidak pernah putus pula.

Seiring berjalannya waktu, ketujuh macam penganan ini tidak lagi disajikan dalam ukuran normal, namun dalam ukuran mungil untuk menghadirkan tampilan yang manis dan mengundang selera, mudah diambil dengan tangan, ringan dan tidak mengenyangkan seperti halnya finger food di pesta cocktail modern.

Penganan yang harus ada:
Kue ku merah

Kue ku merah melambangkan kemakmuran dengan warnanya yang merah.
Kue lapis
Kue ini melambangkan rejeki yang berlapis-lapis.

Selebihnya boleh divariasikan dengan jenis jajan pasar lainnya, seperti klepon, kipo, talam, wajik, onde2, sosis solo, lemper mini, bitterballen, dan lain-lain.


Birthday Invitations


aih... Mommy menemukan kartu undangan
ulang tahunku yang ke-4.
Hmmm.. aku sangat suka main air dan berenang... segarrrr..
Papi bilang aku bisa jadi belut..!!
Tiap hari pinginnya nyebur kolam..
Ih.. papi.. bukan belut lagi.. tapi moooliiii... :-)

Sunday, August 5, 2007

feeling free


Hmmmm... look..all of color with me.. with Nadjwa.
my glowing smile ... the beginning of a new day.
And let it be something good.

Budi Mulia Dua Orcestra


Hayo... tebak mana aku ? Gallo likes a princess...!!!
with white gaun and lots of pearl in my hair..!!
... don't forget.. I always side by my violin..!!

Power Pastel


Aku , ( Gallo, 8 th ) juga suka menggambar...
Aku paling suka menggambar orang... Gambar yang paling aku suka adalah princess.. wow.. gadis yang cantik, anggun , berambut panjang, memakai gaun mewah dan mahkota di kepala.. hi..hi..hi .. I hope look like her.. but my mommy says.. aku sangat tomboy.. !!!

Driving Range


Aku, Gallo ( 8 th ) sangat menyukai olah raga. Selain renang dan naik sepeda, seminggu sekali aku ikut papi belajar golf di Driving Range Adisucipto.
Papi bilang aku boleh belajar apa saja yang aku suka, asal aku tekun..
Wah hari ini aku 'buang' bola 100 lho... pegal juga nich lengan.

Friday, August 3, 2007

New NADJWA


My new dearest friend.. Adelia
My new school
My new rescuepack
hemmmm... with my new spirit smile