Tuesday, March 1, 2011

Live shows in TVRI Jogjakarta

Sheila-Fira-Gallo-ms Hid
 Mini orchestra Budi Mulia Dua.. ikut meramaikan acara Dialog Publik TVRI Jogjakarta, 28 Feb 2011 pukul 18.00 wib kemarin. Gallo sekarang pegang gitar... biola yg sudah digeseknya selama hampir 5 tahun jarang sekali dia mainkan sekarang. Mom sedih juga... tapi mau gimana lagi.. Gallo pingin sekali memetik snar-snar gitar. Dan yang membuat mom akhirnya takluk, Gallo belajar gitar sendiri.. dengan tekat bulatnya dia sering menanyakan bbrp kunci lagu ke Fira temannya ..selebihnya dia improve sendiri. Mom ingat ucapan Ms Hid guru musik juga Ms Niga yang dulu sekaligus guru biola kakak... 'Gallo anaknya musikal', bakat dan hobby Gallo yg membuat kakak bisa cepat belajar alat musik.
Kalau mau dibandingkan... jujur saja kakak lebih senang bermain gitar. Memang tingkat kesulitan kedua alat itu berbeda, tapi 'kesukaan' kakak menyanyi sambil memetik gitar saban harinya sdh membuktikan kemana dia menaruh hati antara gitar dan biola.
Semua orang tua pasti mengharapkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Semoga harapan baru ini bakal menghasilkan buah yg manis dari kesungguhan usaha dan latihan. Terus berlatih Gallo... jadilah yang terbaik.

^-^

mini orchestra BMD


Acara Dialog Publik TVRI Jogja di mulai tepat pukul 18.00 wib.
Sore itu tema dialog mengenai kepolisian Indonesia, nara sumber dari mantan pejabat polisi, Kadin, Amien Rais dan penulis buku Ahmad Bahar berjudul Timur Pradopo Polisi Dilarang Kaya.
Dialoq berlangsung sekitar 60 menit. Dan tentunya acara diselingi dengan alunan lagu-lagu dari mini orchestra budi mulia dua.

get ready to best perform

koordinasi by project manager

NARA SUMBER
 
Acara ditutup pukul 19.00 wib... tepukan meriah mengakhiri acara senja nan indah itu. Selanjutnya tamu-tamu digiring ke hall depan gedung TVRI , disana tertata makanan kecil yg teramat memikat selera, kacang, telo, pisang godog, kue mangkok, timur, nogosari, wedang jahe, secang dan bajigur panas mengepul untuk dinikmati seluruh tamu yang hadir.
Sambil menikmati hidangan, kami orang tua berbincang akrab.. seperti reuni karena kesibukan masing-masing membuat kami jarang bertemu dan bertegur sapa. Anak-anak bercanda riang berbalas cerita .
Hmmmm... malam belum larut ketika mom, Gallo, eyang manto dan Nadjwa meninggalkan halaman TVRI dengan perut kenyang... udara segar usai hujan deras dan langit biru bersih mengantar kami pulang ke rumah.

- end -