Monday, June 16, 2008

The First Time



Pengalaman pertama pentas menari untuk Nadjwa.
Acara tutup tahun TK ABA condong catur, dari klas A2 mempersembahkan tari CANDIK AYU. Nadjwa dan 9 temannya akan melenggang gemulai menari di atas panggung gedung serba guna kelurahan condong catur hari minggu.

Tim Make Over
Lagu wajib mommy, pasti calling tante Susie… ya iyalah, tante Susie khan memang jago merias dan bikin cantik. Pemilik sanggar MahaDewi tersebut gak bisa menolak ‘tugas’ dari mommy, karena mereka bersahabat sejak jadul dan pastilah mereka akan saling membantu . Thanks ya tante Cuciiiiiii… :-D

Pusing, mommy….
Nunggu acara di mulai, mommy memilih duduk di pendopo kalurahan sambil menunggu acara pembukaan yang akan diawali dengan drumband anak-anak TK B.
Tiba-tiba Nadjwa mengeluh sakit kepala.
“ mommy… kepalaku pusing…” keluh Nadjwa dengan airmata berlinang.
Aduh… nak… kenapa tiba-tiba sakit.
“ mommy carikan obat dulu ya.., tunggu disini jangan kemana-mana ya..”
“ Gallo jagain adik ya.. mommy ke toko depan cari obat ya..” pesan Mommy sebelum beranjak pergi.
Gallo mengangguk dan memeluk adiknya erat.
Tak berapa lama mommy kembali dengan 2 botol minuman dan obat pereda sakit.
Nadjwa minum 2 butir obat dan minta dipijit kepalanya.
Ketika ibu-ibu yang lain mengajak mommy masuk gedung, mommy menolak karena Nadjwa minta tiduran sebentar sambil dipijit.
Berangsur-angsur pusing kepala Nadjwa menghilang setelah Nadjwa bisa muntah. Wajahnya kembali cerah dan bisa tersenyum lagi.

Show Time…
Bu Linda, guru Nadjwa menghampiri mommy dan memberitahukan kalau sebentar lagi tari Candik Ayu harus tampil.


Nadjwa, papi, mommy dan Gallo segera menuju belakang panggung.
Semua teman-teman Nadjwa sudah berkumpul.
Senangnya melihat Nadjwa akhirnya bisa menari untuk pertama kalinya. Mommy sempat khawatir sakit kepala Nadjwa tidak segera hilang, pasti adik memilih untuk pulang dan tidak pentas.
Lihatnya gerak gemulai 10 bidadari berbaju hijau itu menari…
Sesekali mereka melirik disamping panggung, melihat guru tari mereka yang ikut menari dari balik layar.
Tepuk tangan meriah mengiringi langkah kaki kecil mereka meninggalkan panggung pentas.
“ rasanya aku pingin menari lagi…” mata Nadjwa berbinar ceria.